Apakah seluruh harta almarhum dibagi sebagai warisan?
Tidak. Separuh harta bersama adalah milik pasangan yang masih hidup, lalu biaya jenazah, hutang, dan wasiat maksimal sepertiga diselesaikan lebih dulu. Yang dibagi waris hanyalah sisanya, yang disebut tirkah.
Bagaimana bila hutang almarhum lebih besar daripada hartanya?
Seluruh harta dipakai melunasi hutang dan tidak ada warisan yang dibagi. Ahli waris tidak wajib menanggung sisa hutang dari harta pribadi mereka, meski melunasinya adalah kebaikan.
Apakah anak angkat mendapat warisan?
Tidak mewarisi, karena tidak ada hubungan nasab. Tetapi KHI Pasal 209 memberinya wasiat wajibah maksimal sepertiga, yang diambil sebelum warisan dibagi. Masukkan nilainya pada kolom wasiat wajibah di kalkulator.
Cucu saya yatim — ayahnya meninggal lebih dulu. Apakah ia mewarisi dari kakeknya?
Dalam faraid klasik cucu terhalang oleh anak laki-laki pewaris yang masih hidup. KHI Pasal 185 mengenal ahli waris pengganti yang memungkinkan cucu menggantikan kedudukan ayahnya, dengan bagian tidak melebihi bagian ahli waris sederajat. Penerapannya bergantung pada pertimbangan hakim.
Apakah ahli waris yang berbeda agama tetap mendapat bagian?
Menurut jumhur, perbedaan agama menghalangi saling mewarisi. Praktik Pengadilan Agama di Indonesia sebagian memberi wasiat wajibah kepada ahli waris non-muslim berdasarkan yurisprudensi Mahkamah Agung.
Bolehkah ahli waris sepakat membagi dengan cara lain?
Boleh. KHI Pasal 183 membuka ruang perdamaian setelah masing-masing menyadari bagiannya. Kuncinya: hitung dulu hak setiap orang menurut faraid, baru kemudian bersepakat — bukan sebaliknya.
Apakah wasiat boleh diberikan kepada anak sendiri?
Tidak, kecuali seluruh ahli waris lain menyetujuinya setelah pewaris wafat. Kaidahnya: tidak ada wasiat untuk ahli waris.
Berapa batas wasiat, dan apa yang terjadi bila melebihinya?
Maksimal sepertiga dari harta setelah biaya jenazah dan hutang. Kelebihannya hanya sah bila disetujui seluruh ahli waris; bila tidak, wasiat dipotong sampai batas sepertiga.
Harta warisan berupa satu rumah yang tidak bisa dipotong. Bagaimana membaginya?
Tiga jalan yang lazim: rumah dijual lalu uangnya dibagi sesuai porsi; satu ahli waris mengambil rumah dan membayar tunai porsi yang lain; atau rumah dimiliki bersama dengan porsi kepemilikan sesuai hasil perhitungan.
Kapan warisan harus dibagi? Apakah boleh ditunda?
Sebaiknya segera setelah hutang dan wasiat selesai. Penundaan bertahun-tahun sering menimbulkan sengketa karena ahli waris ikut wafat dan lapisan ahli waris bertambah.
Bagaimana dengan bayi yang masih dalam kandungan?
Ia berhak mewarisi bila lahir dalam keadaan hidup. Praktik yang lazim adalah menahan bagian terbesar yang mungkin menjadi haknya sampai kelahiran, baru sisanya dibagikan.
Ada ahli waris yang hilang dan tidak diketahui kabarnya.
Bagiannya ditahan sampai statusnya jelas atau sampai pengadilan menyatakannya meninggal. Pembagian dilakukan dua kali: perhitungan sementara, lalu perhitungan akhir setelah status ditetapkan.
Apakah anak perempuan benar-benar hanya mendapat separuh bagian anak laki-laki?
Dalam formasi ashabah bil ghair memang 2:1, karena beban nafkah dalam syariat dibebankan kepada laki-laki. Namun dari 30-an skenario yang mungkin, hanya sebagian yang berbentuk 2:1 — ada keadaan di mana perempuan menerima sama besar, bahkan lebih besar.
Apakah hasil kalkulator ini bisa dipakai di pengadilan?
Tidak. Ini alat bantu hitung, bukan fatwa dan bukan putusan. Untuk pembagian yang mengikat, ajukan permohonan penetapan ahli waris ke Pengadilan Agama setempat.
Apakah data yang saya masukkan tersimpan atau terkirim?
Tidak. Seluruh perhitungan berjalan di dalam peramban Anda. Tidak ada angka harta maupun susunan keluarga yang dikirim ke server mana pun.
Pertanyaan Anda belum terjawab?
Kirimkan pertanyaan atau koreksi perhitungan ke halo@dapurmamikikas.com. Sebutkan susunan ahli warisnya, hasil yang muncul, dan hasil yang menurut Anda seharusnya beserta rujukannya.
